PGWI Labuan Bajo Menjalin Kemitraan dan Edukasi Pariwisata Manggarai Barat

Oleh: Fiktorianus Afri
Asosiasi PGWI Labuan Bajo Gelar Geocamp: Bangun Kemitraan dan Edukasi
Pemandu Geowisata Indonesia-Labuan Bajo melaksanakan kegiatan Geocamp di Desa Warloka Pesisir, kecamatan Komodo, Manggarai Barat NTT, pada Senin 02 Februari 2026.
Kegiatan ini melibatkan kepengurusan dan sejumlah anggota asosiasi PGWI Labuan Bajo yang juga merupakan salah satu program kerja Asosiasi dalam satu periode kedepan.
Untuk diketahui bahwa sebelum kegiatan ini berlangsung, dua hari sebelumnya Ketua PGWI Labuan Bajo melalui Divisi Humas, Gecio dan Anggota melakukan pendekatan dengan pihak pemerintah desa Warloka Pesisir dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).
Tujuan pendekatan, untuk memberitahu serta meminta persetujuan dari pihak desa terhadap maksud dan tujuan kegiatan Geocamp tersebut. Kegiatan akan berjalan selama dua hari, satu malam. Alhasil, respon dari pihak desa sangat antusias dengan rencana kegiatan ini karena dinilai memberikan dampak positif terhadap masyarakat setempat.
Pada kegiatan ini, dalam sesi diskusi malam harinya, PGWI berkomitmen untuk tidak hanya menikmati suasana alam yang indah di warloka, namun mengadakan diskusi terbuka bersama masyarakat setempat yang diwakili oleh kelompok sadar wisata Warloka.
Dalam diskusi tersebut Ketua PGWI labuan Bajo, Saver Guardi mengatakan “kunjungan kami ke tempat ini tidak hanya sebatas kunjungan biasa, namun kami ingin membangun kemitraan dengan desa dan juga Pokdarwis disini. Saver menegaskan bahwa pentingnya melestarikan menjaga dan melestarikan alam yang indah ini.

Kita sebagai orang muda, berperan penting dalam merawat kearifan lokal dan menjaga nilai-nilai kebudayaan yang sudah diwariskan secara turun temurun.
Disini bukan hanya alam yang indah, tetapi juga terdapat cagar budaya sebagai situs megalitik yang perlu ditelaah lebih dalam, baik secara mitologi maupun sains, sehingga mewujudkan narasi-narasi yang kuat untuk dijelaskan kepada wisatawan” tutup Saver.
Pembina PGWI Boe Berkelana juga mengatakan Warloka adalah pelabuhan Purba Nusantara yang dimana, dalam sejarahnya disinilah berlabuhnya raja-raja dari berbagai daerah.

Lanjut Boe Mengatakan Pentingnya peran kita dalam penggunaan media sosial agar selalu memposting segala potensi destinasi yang ada. Salah satunya adalah aktivitas pasar Barter yang hingga kini masih ada, setidaknya teman-teman disini ayo posting.
Ini adalah bentuk kecintaan kita sebagai putra daerah terhadap kampung kita sendiri. Apapun aktivitasmu tambahkan narasi sedikit lalu posting. Manfaatkan media sosial sebagai tempat kita mengekspos segala potensi yang ada.

Situs Batu Meja, batu balok, bukit anjungan, pasar Barter adalah 4 komponen utama di desa Warloka Pesisir. Mari kita jaga dan telusuri bersama untuk mendapatkan kesamaan narasi yang juga sebagai data akurat agar menjadi bekal utama seorang pemandu Geowisata yang profesional.

Harapannya, Asosiasi PGWI bersama komunitas lokal (Pokdarwis) selalu berkerja sama dalam menjaga nilai serta kebudayaan yang diwariskan oleh para pendahulu agar tetap dipertahankan dalam kemajuan pariwisata labuan Bajo.